oleh : Miranda Risang Ayu
Allah
Yang Maha Kasih dan Maha Sayang
tolong dengar kata-kataku.
Masih bolehkah kusapa Engkau seperti dulu:
Kekasih?
aku ingat
Kauhadir bersama langit dan bumi,
bersama air, angin, tetumbuhan dan kupu-kupu
dan di hadapan sekuntum bunga yang baru mekar
Kita tersenyum
hingga lenyap bumi lenyap semu
dalam wewangian.
aku ingat
Kauhadir bersama pekat malam
tanpa bulan tanpa perapian tanpa peraduan
dan aku lelap dalam sujud-Mu yang panjang
hingga [...]
Archive for April, 2008
Doa Perempuan
Posted in PUISI, tagged Miranda Risang Ayu on April 30, 2008 | 1 Comment »
Diam saja,
Posted in Coretan ibu on April 28, 2008 | 2 Comments »
Aku akan datang.. kesana..
bukan untuk bercerita seperti biasa,
bukan pula untuk meminta kata,
karena aku sudah tak punya lagi padanan kata ataupun kalimat.
Biar..biarkan saja aku,
karena aku tak perlu apa-apa lagi darimu,
bukan salahmu,
bukan pula salahku,
karena semua ini memang terjadi begitu saja,
karena mangkuk hati tak lagi cukup,
jadi..
diam saja,
lihat saja,
dengarkan saja,
karena aku hanya perlu tempat,
perlu wadah,
perlu seseorang..
yang menyaksikan aku
…menangis…
Dan ku [...]
Terbang bersamamu,
Posted in Coretan ibu on April 28, 2008 | Leave a Comment »
Dan malam telah datang
Ketika kau ulurkan sejumput rindu untukku
Seolah sepaham akan semburat layung sore tadi
Selalu begitu,
Pancaran rona rembulan menghadirkan bayang bias..
Sepi sepulas biru menyatu dengan peraduan alam
Dan malam telah datang,
Dari jendela kayu tak berplitur kuarahkan pandangn
Mencari kau dan sayap buatku
Dan dekaplah aku dalam lingkar kuatmu
Melayang… mengembara.. dan meliuk dalam udara,
Mabuk aku dalam aromamu
Bukan wangi bunga [...]
Sang waktu
Posted in Coretan ibu, tagged Tulisan on April 18, 2008 | Leave a Comment »
berlarilah sampai batas sana
batas antara garis langit tak bisa kau lihat lagi
dan horisontal-pun kehilangan lengkungnya
tapi kau tahu sampai batas mana kau bisa
karena kau telah mengenalinya
merasainya..
dan waktu berlalu,
satu..
dua..
tiga..
kau hitung detak detik denyutmu sendiri
bahkan debarannya masih tertinggal
di tempatnya yang biasa
tapi kau tak pernah namai
tak pernah terasa
tak bisa kau sentuh
karena terlalu biasa
apakah waktu akan menunggumu
karena pacu terus berlari [...]
…dan haripun telah berganti..
Posted in Coretan ibu, tagged Tulisan on April 18, 2008 | Leave a Comment »
Jangan jauh dariku,
Karena aku tak ingin pulang sendiri
Membawa dalam nurani
Membawa segenggam angan yang dulu kau berikan untukku
Hanya untukku..
Jangan pergi dariku
Karena aku tak ingin sepi
Melalui jalanan yang dulu
Jalan yang berkelok dan berbatu itu
Yang sama ..
Kau lihat sayang,
Rinai hujan tak lagi sama seperti kemarin
Langit tak lagi secerah bulan lalu
Seakan pancaroba tak juga rela berlalu
Hanya matahari yang masih [...]
Sebentuk tanya
Posted in Coretan ibu, tagged Tulisan on April 17, 2008 | Leave a Comment »
Tak pernah kumengerti
bagaimana cara kerja hati
karena amarah dan cinta begitu tak ada batas
karena perasaan hati tak pernah salah
dalam mengeja dan merasa
walau dalam bentuk apapun
dalam wujud bagaimanapun,
tak pernah kusadari,
bagaimana alam merespon semua partikel
walaupun bermilyar jumlahnya
walau dalam semu warnanya
tak pernah salah menjawab
selalu sama
selalu tepat
tak pernah kumengerti
bagaimana kau dalam aku
walaupun telah bertahun berlalu
walaupun jarak tak lagi beruang
tetap sulit [...]
Sebuah Keiklasan
Posted in Uncategorized, tagged Renungan on April 16, 2008 | Leave a Comment »
Ikhlas buat saya pribadi adalah sebuah penyerahan total kepada Sang Maha Pencipta, Tuhan Semesta Alam, Pemilik semua yang ada di langit dan di bumi, dan ini adalah tahapan yang sangaaaaaat…jauh buat saya yang sangat awam dan masih sangat jauh dalam kesempurnaan beribadah.
Tetapi untuk sebuah awalan perjalanan yang panjang tadi saya kira saya juga ingin memulai [...]