Sembilan tahun berlalu
Cinta, kau ada
Sebagai titipan Ilahi
Tak pernah ku kira
Kau akan selalu menghadiahiku
Sepanjang tahun
Dengan ajarmu
Dengan tingkahmu
Denga prestasimu
Bagaikan perayaan dalam hatiku yang tiada habisnya
Cinta … kau buat aku selalu merasa kurang
Karena tak kau tuntut aku lebih lagi
Walau aku tak selalu berjalan bersisian
Maaf cinta…
Atas semua sabarku yang terkadang menipis
Mengkerutkan hati
Menyobek rasamu
Mencarut kelabuwajahmu
Menahan tangis takutmu padaku..
Cinta,
Seakan Allah tak henti mengelilingimu,
Menambahimu,
Dengan semua mampumu
Membuatku terasa lumpuh
Dan tak merasa berarti dengan labelku
Cinta,
Maafkan kurang dan takaburku
Karena sayangku
Karena takutku
Ku pegangi kau cinta
Walau terkadang terlalu erat
Dan bertanda jejaknya
Bukan aku marah
Bukan pula ragu
Tapi gelegak dadaku
Atas hidupku ada padamu
Dalam denyutmu kurasakan selalu aku
Dan ku mau kau mampu
Tak peduli apapun
Karena cintaku
Kau kuat, kau bisa, kau sanggup
Cinta,
Aku tak punya emas untuk kau bawa
Untuk bekal perjalananmu kelak
Karena itu akan selalu kupenuhi
Hatimu dengan takut padaNya
Dan kusemai benih ilmuNya
Biar menjalar dan berbuah sepanjang hidupmu
Untuk menemanimu melangkah
Melihat dunia
Dan bekal sesudahnya
Semoga kau selalu terkenang aku
Bukan pada kurangku,
Tapi pada jejak baikku
Untuk kau tularkan kembali
Pada cinta kita berikutnya
Cinta,
Kau bukanlah milikku
Aku cinta padamu
Semoga Allah akan menggenapkan kita
Di surgaNya kelak..
Beriringan dalam kelompok
Yang selalu mabuk akan cintaNya
Cinta,
Terima kasih sudah hadir
Dan menjadikanku
Lebih berarti..
Cinta…
(milad putri-ku yang ke -9)
